Hot Summer Sex [One Shoot]

The cast are not mine. They belong to God.

Hot Summer Sex

 

A fic by Choi Seong Yeon

 

Genre : Friendship and General

Rated : M

Warning :

Genderswitch, Typo(s), Sex Content, PWP, Hard Sex,

BDSM, Threesome

Pair : Kris X Suho X Chanyeol

.

Summary :

Peraturan pertama, kau bermain solo dalam waktu yang kami tentukan,

Kedua, kau tidak boleh mendesah,

Ketiga, jika kau sampai mencapai klimaksmu, waktu akan di tambah sepuluh menit

Dan yang terakhir, nikmati permain kami.

.

.

.

.

.

Present

.

“Aaaaakh aah uuh” Dua namja dengan wajah memerah focus menatap flat TV yang sedang menayangkan dua cucu adam berbeda gender melakukan hubungan intim. Salah satu namja mengocok penisnya sendiri yang sudah mengacung melawan gaya tarik bumi, sambil ikut melantunkan desahan-desahan dengan suara beritonenya.

 

Sementara namja satunya yang berambut pirang tetap memasang wajah coolnya walaupun wajah hingga telinga sudah berwarna merah padam.

 

“Kris! Chanyeol!” Suara yeoja yang sudah sangat mereka hapal tiba-tiba saja menyerukan nama mereka.

 

Kris dan Chanyeol –dua namja merah- saling berpandangan, bertelekomunikasi dengan pikiran. Sebuah seringai licik muncul di masing-masing wajah tampan mereka. Yang akan merugikan yeoja yang tadi berteriak, dalam beberapa waktu kedepan nanti.

 

Buru-buru Kris mematikan flat TV nya, dan Chanyeol memasukan kembali penisnya yang masih tegang ke dalam celana armynya.

 

“Ya? Kami di kamar, Suho-ya” Chanyeol membalas dengan berteriak juga, tidak sabar si yeoja akan segera datang.

 

“Eoh? Kalian sedang apa? Wajah kalian berdua berwarna merah. Kalian sakit?” Wajah heran Suho langsung muncul saat dia menemukan dua best pallnya dalam keadaan yang aneh. Tangan halusnya memegang dahi dua namja berkelakuan minnus.

 

“Tidak, cuaca siang ini terlalu panas. Ini kan pertengahan musim panas” Si namja berambut pirang kali ini yang berbicara. Sambil matanya memperhatikan lekuk tubuh Suho yang hanya mengenakan hot pants dan kaos V-Neck berwarna kuning.

 

“Yah, hari ini memang panas sekali sih. Aku baru dari supermarket dan membeli banyak ice cream. Kalian mau?” Chanyeol, namja berambut dark brown menarik tangan Suho hingga dia berada di pangkuan sahabatnya. Plastic bag yang dia bawah terjatuh di atas karpet bulu.

 

Buttnya merasakan penis Chanyeol yang menegang. Bibir tebalnya sudah meraup bibir kenyal milik Suho yang merah menggoda untuk dilahap di cuaca yang panas seperti ini. Ciuman mereka sangat berantakan dengan saliva yang menetes di dagu Suho dan tangan yang meremas rambut Chanyeol dengan badannya  yang sesekali dinaik-turunkan.

 

Agar bergesekan dengan penis besar Chanyeol. Mereka melenguh di tengah-tengah aktivitas intim mereka, melupakan satu namja lagi yang juga ikut terangsang. Sambil menunggu sahabatnya selesai dia keluar kamar mengambil sebuah tas hitam berisikan benda-benda mainan mereka.

 

“Auhm aah uuh akh ooh” Suara desahan Suho menyambut Kris saat kembali ke kamar. Dua sahabatnya itu benar-benar melupakan dirinya. Jadi dia menonton mereka sambil memakan ice cream  yang dibawa Suho tadi.

 

Chanyeol menidurkan Suho di karpet bulu, menjadikan dia minindih badan Suho yang juga ikut terangsang. Kakinya melingkari pinggang namja tampan berkelakuan minnus di atasnya. Terus menggesekan organ vital masing-masing yang masih sama-sama terbungkus celana yang sudah basah dari cairan kemaluan mereka.

 

Yang menimbulkan desahan-desahan erotis di kamar Kris. Untung rumah Kris kosong, keluarganya yang memang sibuk sedang berada di entah belahan dunia mana mencari nafkah untuk kebutuhan duniawi mereka.

 

Tangan Chanyeol mengelus gundukan di dada Suho dengan sensual. Menambah rangsangan untuk yeoja di bawahnya. Payudaranya terekspos karna Chanyeol yang menyingkap kaosnya yang di dalamnya memang tidak menggunakan bra. Nipple Suho yang mengeras dia gesekan pada namja di atasnya.

 

“Oooh.. Chanyeol. Cepaaath! Aaauh” Nipple Suho semakin menegang karna terus di cubit dan gigit kasar oleh Chanyeol. Sementara vaginanya terus digesek dengan lutut Chanyeol, menekannya membuat dia mendesah keras.

 

Badannya menggenjang saat lutut Chanyeol menekan keras kritolisnya hingga cairan kental berwarna putih semakin membasahi hot pantsnya. Dadanya membusung yang langsung dilahap rakus oleh Chanyeol, bahkan menariknya kasar menggunakan giginya saking gemasnya pada nipple Suho.

 

Suho menurunkan celana army Chanyeol dan juga underwear bergambar tokoh kartun berbentuk kotak. Menyembulkan penis besarnya yang sudah menegang sempuran dan siap untuk menjebol vagina sempit Suho. Hot  pants dilepas kasar oleh Chanyeol, dan sepertinya tidak bisa dipakai lagi.

 

“Aaaakh Chanyeooool.. euuh.. oh aah Kris auuumph” Vaginanya dicumbu oleh sahabatnya yang berambut dark brown. Membuat dia menggelinjang kenikmatan dan saat mendesah bibir Suho dilahap Kris yang sudah tidak sabar menyetubuhinya.

 

Sebenarnya bibirnya sudah kebas karna dari tadi Chanyeol menciumnya kasar bahkan menggigitnya hingga mengeluarkan darah dibeberapa bagian.

 

“Aaah.. Cepaaaat, Yeollieeeh” Suho menarik pinggang Chanyeol agar segera memasuki vaginanya. Lubang vaginanya sudah berkedut akibat ulah kedua sahabatnya.

 

“Uuukh kau tidak sabaran sekali sih ah” Chanyeol meletakan penis besarnya di depan vagina yang terus berkedut meminta dimasuki, tanpa membutuhkan waktu yang lama dia sudah dimasuki dengan sekali hentakan keras. Menimbulkan rasa linu di dinding vagina Suho yang harus bergesekan dengan penis besar miliknya.

 

Sementara itu Kris mengeluarkan penis yang tak kalah besar dari milik Chanyeol dan menyuruh Suho mengulumnya. Dia memasukan penis Kris ke mulutnya yang tidak semuanya bisa masuk. Tangannya memijat teratur penis Kris yang tidak bisa masuk ke dalam mulutnya.

 

Kakinya melingkar di pinggang Chanyeol dengan tangan Chanyeol yang memegang pinggul rampingnya untuk membatu menyentakan penisnya masuk lebih dalam dan Kris di atasnya yang sedang menyetubuhi mulutnya. Membuatnya gelimpungan menahan gejolak nikmat.

 

Kris memilin, mencubit dan menarik kasar nipple Suho. Hingga memerah dan menegang bahkan ada beberapa lecet di sekitarnya. Tapi mana peduli dia, terpenting adalah menuntaskan hasratnya dari tadi.

 

“Uuuuhmm” Erangan tertahan Suho akibat penis besar Kris yang menyumpalnya, mengganggunya merasakan orgasmenya. Sedangkan Kris mendesah nikmat dengan getaran dari tenggorokan Suho. Tangannya menarik rambut Suho untuk bergerak maju mundur.

 

“Tahan aahh.. Suho-yaaakh ooh” Chanyeol mempercepat tusukan penisnya pada vagina Suho. Gerakannya benar-benar brutal dan kasar, hingga Suho kewalahan mengimbanginya. Tak ada ritme, yang ada hanya tusukan-tusukan dalam dan kasar pada vaginanya.

 

“Ooh Kim Suhooooouuh ah” Sementara Kris menggenjot kasar mulut Suho dengan penis besarnya. Betapa Suho kewalahan saat ini. Oh tidak badanku. Tanggannya meremas karpet bulu di bawahnya, memelampiaskan rasa nikmatnya.

 

Tusukan Chanyeol berhenti dengan sentakan dalam yang membuat tubuh Suho terdorong semakin tersedak oleh penis Kris. “Aaaaaakkh” Dan sperma Chanyeol memasuki rahim best pall di bawahnya yang sedang disetubuhi oleh dia dan Kris.

 

Chanyeol dan Kris mengeluarkan penisnya. Chanyeol tidur terlentang di sebelah Suho, sedangkan Kris kembali memasuki vagina Suho yang masih basah. Menggantikan tempat Chanyeol tadi.

 

“Aah Krissss uh pelaaan ah” Kris menusukan penisnya lebih kasar dari Chanyeol tadi, tangannya meremas payudara Suho sedangkan mulutnya menghisap nipple Suho. Dia yang menerima kenikmatan di titik sensitifnya memeluk kepala Kris agar lebih dalam kulumannya di nipplenya. Dan kakinya melingkari pinggang Kris sehingga vaginanya tertusuk dalam oleh penis besar dan panjang milik Kris.

 

Mata Kris melirik Chanyeol, mengisyaratkan untuk mempersiapkan permainan selanjutnya. Chanyeol yang mengerti, membenarkan pakaiannya dan menyiapkan benda-benda mainan mereka yang tadi dibawa oleh Kris.

 

Sementara tubuh Suho yang terhentak-hentak kasar oleh tusukan-tusukan maut Kris. Dia sengaja menggoda sahabatnya dengan menumbuknya keras tidak di titik kenikmatan Suho. Membuatnya mengerang tertahan karna linu di vaginanya.

.

.

Posisi Suho sedang menungging dengan Kris dibelakangnya menusukan penisnya ke dalam vagina Suho. Dia hanya bisa terus mendesah dan pasrah, tenaganya habis karna sudah orgasme berkali-kali sedangkan Kris belum sama sekali ditambah dia belum istirahat setelah disetubuhi oleh Chanyeol.

 

“Kris aah faster Aaakh ukh” Kris menampar butt Suho dan menarik kasar kedua nipple yeoja yang sedang disetubuhinya searah dengan gaya gravitasi bumi. Membuat Suho memekik sakit dan kaget.

 

“Lihaat ah vaginamuuh mencengkram penisku kuat sekaliih Suho-yaaah” Kris mempercepat tusukannya hingga badan Suho tersentak maju-mundur tak beraturan. Kris memang tahan lama jika sudah menyangkut menyetubuhi ­Suho.

 

Vagina Suho kembali penuh dengan sperma namja. Perutnya kembung karna dengan posisi ini membuat sperma Kris lebih mudah masuk ke dalam rahimnya.

 

Kris menidurkan Suho hingga terlentang, menyuruhnya untuk beristirahat sebentar. Dan selanjutnya meneruskan permainan mereka.

 

Namja berambut dark brown menhampiri Suho yang sudah selesai melayani Kris. Menindihnya dan kembali mencium kasar bibir bengkak Suho. Yang dicium kasar hanya pasrah dan menikmati dengan mengeluarkan desahan-desahan kecil.

 

Chanyeol kembali meremas payudara Suho, ciumannya turun ke leher, dada, perut, paha bagian dalam dan menggoda vagina Suho.

 

“Hey, biarkan Suho istirahat untuk permainan selanjutnya, babo!” Kris menggeplak kepala bersurai coklat tua milik sabatnya. Bukannya menghentikan dua jarinya malah masuk ke dalam lubang anal Suho, membuat sahabatnya berteriak kesakitan.

 

Keadaan Suho benar-benar berantakan, denga rambut hitam kemerahan sebahunya yang berantakan, bercak merah di seluruh tubuhnya dan jangan lupakan namja mesum yang sedang menghisap nipplenya hingga memerah. Dan kaki mengangkang yang mengeluarkan sperma-sperma dua sahabatnya.

 

“Aku tidak tahan melihatnya seperti ini, Kris” Suho menarik kepala Chanyeol kehadapannya. Matanya memincing, penuh kecurigaan pada dua namja mesum ini.

 

“Ya! Kalian merencanakan apa lagi, huh? Aku lelah” Bibirnya langsung dilahap Chanyeol, menghisapnya dan menelusuri isi mulutnya. Hah.. mereka benar-benar tak ada habisnya.

 

Tangannya mencoba mendorong kepala Chanyeol agar menjauh, menghentikan ciumannya. Tapi Chanyeol malah menggendongnya seperti koala. Dengan tubuhnya berada di depan, kaki melingkar di pinggang dan tangan yang melingkar di leher Chanyeol agar tidak terjatuh.

 

“Kau akan tau, sayang.” Dengan Kris meninggalkannya dengan Chanyeol yang masih menciuminya dan malah sedang menghimpitnya di tembok. Membutnya bisa meraskan tonjolan penis Chanyeol.

 

“Auh Chanaah Yeoolah lepaas ya!” Gigi Chanyeol malah menggigit lehernya hingga mengeluarkan sedikit darah. Pinggul Chanyeol bergerak maju mundur menggoda Suho dengan menekan bibir vaginanya dengan tonjolan penisnya yang terbungkus celana.

 

Chanyeol berjalan membawa Suho tidur di kasur dengan tubuhnya yang masih menindih yeoja sexy ini. Tanpa di ketahui Suho, Chanyeol mengikat kedua tangan Suho ke setiap sisi ranjang.

 

Dan ketika ciuman terlepas di baru menyadari bahwa kedua tangannya terikat. “Ya! Lepaskan aku! Haish jinja Park Chanyeol”

 

“Sudahlah, Suho-yah. Nikmati saja” Chanyeol mengikat kedua kaki Suho agar mengangkang dengan mengikatnya pada setiap sisi ranjang. Sebelum bangun dari ranjang di sempatkan dulu untuk menyentil klitoris Suho. Kedua lubang merah Suho bisa terlihat dengan jelas.

 

“Eeeuuuungh” Suho mencoba menarik tangan dan kakinya. Tapi malah rasa linu yang didapatnya apa lagi di selangkangannya ketika dia menarik kakinya. Sepertinya vaginanya mendapat lecet banyak, akibat gesekan dua penis besar sahabatnya. Yang tidak mengenal ampun bila menyetubuhinya.

 

Kris datang dengan membawa beberapa makanan dan minuman. Untuk cemilan menonton pertunjukan dan juga sebagai pelengkap permainan. Dia mengupaskan sebatang pisang dan menyuapkannya ke Suho.

 

Suho yang memang lapar, menerimanya dengan senang hati. Otak mesum Kris masih berjalan, jadi dia menggigit pisangnya dan menyuapkannya dengan mulutnya ke Suho. Sambil berciuman membagi buah pisang.

 

Tangan jahilnya malah memasuki vagina Suho, dan menusukkannya berkali-kali hingga membuat Suho tersedak makanannya sendiri. “Uhuk uhuk” Kris langsung memberikan air mineral pada Suho

 

“Ya! Kau mau membunuhku, huh?” Kris hanya nyengir dan kembali menyuapkan pisang tadi pada Suho dengan cara normal. Sedangkan Chanyeol sedang asik memakan ice cream yang tadi dibawa Suho dan mulai mencair.

.

.

Setelah membiarkan Suho bersitirahat dan memakan makannya walaupun dalam keadaan terikat dan kaki mengangkang lebar. Chanyeol dan Kris mulai memainkan permainan mereka.

 

“Jadi, peraturan pertama, kau bermain solo dalam waktu yang kami tentukan” Mata Suho melotot, hendak mengeluarkan protes tapi terpotong oleh suara Kris.

 

“Kedua, kau tidak boleh mendesah. Tidak ada protes” Potong Kris yang melihat yeoja yang akan menjadi mainan sexnya bersama Chanyeol akan protes.

 

“Jika, kau sampai mendesah. Setiap satu kali desahan kau harus melayani kami selama satu minggu. Jadi kalau kau sampai banyak mendesah bisa-bisa kau harus melayani kami selama satu tahun penuh, sayang” Chanyeol mengecup singkat bibir Suho.

 

“Ya! Ini tidak adil. Besok kan aku akan ada tes olahraga, Park Chanyeol Kris Wu! Kalian mau bertanggung jawab, huh? Aakh sakit” Suho lupa kalau dia sedang diikat dan dia tadi memajukan tubuhnya. Ingin memukul kedua kepala berotak super mesum.

 

“Tenang saja, kami akan membantumu nanti. Permainan akan berhenti jika kita katakan berhenti” Suho yang akan protes lagi langsung mendapatkan kecupan dari Kris.

 

“Ssstt.. jangan banyak protes! Ketiga, jika kau mencapai klimaksmu, waktu akan di tambah sepuluh menit. Dan yang terakhir, nikmati permain kami” Suho hanya bisa meringis saat Chanyeol membawa breast clamp, vibrator, dan dildo.

 

Semoga aku masih bisa berjalan besok pagi. “Hey! Kris, kau masukan ini dan aku akan memasangkan ini” Chanyeol memberikan vibrator dan dildo pada Kris.

 

“Ya! Ouh ah” Suho meloloskan desahan pertamanya saat Chanyeol dan Kris memasangkan Breast Clamp dan vibrator bersamaan. Yah pelayanan satu minggu, Suho.

 

“Kau mendesah, Suho-yah. Kami akan menghitungnya” Kris mengambil dildo dengan ukuran besar dan panjang. Mengarahkannya pada lubang anal Suho.

 

Bahkan Chanyeol sempat-sempatnya menggoda Suho dengan menarik tali breast clamp hingga putingnya tertarik ke depan. Membuat dadanya membusung. Menimbulkan rasa linu dan sakit di beberapa bagian tubuhnya.

 

“Kris, tidak yang itu! Ah jebal. Ya! Kris! Aaaaaakh” Dia tidak peduli dengan rancauan Suho, dan langsung melesakannya tanpa persiapan di lubang anal Suho yang tidak menggunakan pelumas sama sekali.

 

Air mata keluar dari mata indah Suho karna sakit yang luar biasa. Kris dan Chanyeol duduk di depan ranjang Kris, di atas sofa yang menghadap pada Suho. Mereka bisa melihat dengan jelas ekspresi di wajah dan kedua lubang Suho yang penuh terisi dengan sex toy.

 

“Untuk pertama lima belas menit cukup. Kita mulai sekarang permainannya, ok Suhojaro?” Tanpa mendengar jawaban si penjawab, mereka berdua memainkan sex toy di tubuh Suho dengan remote yang mereka pegang.

 

“hhh..hhh.. euh” Suho menahan desahannya, tetapi gagal dia tahan saat Chanyeol dan Kris menyalakannya pada garis maksimum secara bersamaan. Dan menurunkan kembali, mempermainkan tubuh Suho.

 

Payudaranya bergerak terhisap dan bergetar, dan vibrator yang bergetar membuat pinggulnya ikut bergetar nikmat. Wajahnya semakin memerah menahan desahannya agar tidak keluar. Mulutnya membuka, seakan-akan ingin mengeluarkan desahan.

 

Suho membelalakan matanya saat Chanyeol menekan dildo pada anusnya dengan sengaja. Membuat satu desahan lagi kembali lolos, dan seringai di kedua wajah tampan sahabatnya.

 

Sudah sekitar lima menit dia menahan klimaksnya. Hingga pada tiga menit terakhir dia mencapai klimaksnya dan membuat waktu yang harus dia lalui bertambah sepuluh menit. Tubuhnya melengkung, melupakan rasa sakit di tubuhnya yang tertarik oleh tali yang mengikatnya.

 

“Waktumu bertambah sepeluh menit, nona Kim. Kau harus bertahan sekitar tiga belas menit lagi” Chanyeol memberitahu Suho sambil melahap buah-buahan yang tadi dibawa oleh Kris.

 

“Ya! Kalian berduaaakh..” Teriak Suho saat Kris memperbesar volume getarannya. Vibrator dalam vaginanya menumbuk titik sensitifnya berkali-kali dengan kencang. Dan berhasil mengeluarkan banyak desahan panjang sexy.

 

“Wah kau sudah mendesah hampir dua puluh kali, Suho.” Kris menghitung desahan Suho dari tadi. Dia sedang memilih sex toy yang akan digunakan selanjutnya. Ketika tiba-tiba saja teriakan Suho memenuhi ruangan dengan badannya yang melengkung ke atas.

 

“Aaaaaaaaaaakh haakh” Chanyeol mengganggunya dengan menarik-narik tali ­breast clamp yang terpasang di nipple. Padahal nipplenya sedang terjepit dan terhisap dengan kuat.

 

“Ya! Chanyeol, jangan mengganggunya. Nanti ini akan semakin lama.” Kris menarik Chanyeol agar duduk tenang di kursinya. Chanyeol mengeluarkan handphonenya dan mulai merekam Suho yang sedang tersiksa.

 

Handphonenya dia dekatkan pada lubang-lubang senggama Suho yang sedang bergetar hebat. Lalu ke wajah Suho yang memerah dengan mulut terbuka, menahan nikmatnya. Dan yang terakhir dia merekam nipple Suho yang sedang terhisap dan terjepit kuat.

 

Tidak lupa dia memotret keseluruhan tubuh telanjang Suho yang diikat dan dipasangi mainan mainan mereka.

 

“Aku bosan dengan posisimu seperti ini. Bagaimana kalau kita ubah posisinya, Chanyeol?” Kris menunjukan bondage belt dan butt hook di tangannya. Senyum cerah menghiasi wajah idiot Chanyeol. Dan dia langsung mengambil chatheter di dalam tas hitam milik Kris.

 

Yeah, with my pleasure” Chanyeol dan Kris membuka tali ikatan Suho. Tetapi masih membiarkan benda-benda di tubuh Suho dalam keadaan menyala.

 

Suho mencoba bangun, tapi segera dicegah oleh dua namja di hadapannya. Tubuhnya didorong hingga dia jatuh terlentang membuat dua benda di lubang bawahnya semakin melesak masuk.

 

“Kau mau apa, sayang? Permain ini belum selesai. Lagi pula kau masih harus melewati sekitar dua puluh lima menit kegiatan solomu, sayang” Kris menciumi cairan yang keluar dari nipple Suho membuat yeoja yang sedang memerankan sebagai submissive mendesah dan menggelinjang nikmat.

 

Chanyeol mengikat kedua tangan Suho dengan tali yang tadi digunakan. Sedangkan Kris memasang bondage belt pada kaki Suho. Dengan keadaan kaki mengangkang, kedua pahanya diikat mengangkang dan terdapat belt lagi yang akan mengikat betisnya sehingga kakinya menekuk sambil mengangkang.

 

Mempertontonkan lubang merahnya yang berkedut dan bergetar. Kemudian badannya dibuat terbalik menjadi menungging dengan tangan terikat yang menyangga tubuh lelahnnya.

 

Selanjutnya, Chanyeol memasangkan chatheter ke dalam vagina Suho yang masih terisi vibrator. Chatheter adalah semacam pipa kecil yang digunakan dalam dunia medis yang dimasukan ke dalam uretra. Pipa ujungnya dia masukan ke botol susu yang tadi dibawa Kris. Sehingga pipa tersebut menghisap susu masuk ke dalam vagina Suho.

 

“Chanyeollieeeeh aauh ah perutku kembungh. Kumohooonh” Vaginanya terasa becek dengan adanya susu yang memasuki vaginanya. Dan vibrator yang terus bergetar membuat suara nyaring keluar dari lubang senggamanya.

 

Selama Chanyeol memasangkan mainannya pada Suho, Kris menyiapkan butt hooknya yang menyambung dengan tali yang dia ikat pada  hanger yanng berada di atas kasurnya. Setelah selesai, dia mencabut dildo yang masih berada di lubang anal Suho.

 

“Ouukh Kris hh..hh..” Menggantinya dengan memasangkan butt hook pada anus Suho. Pantat Suho menjadi semakin menungging karna butt hook menarik pantatnya ke atas. Dan juga melebarkan lubang anal Suho.

 

Tubuh bagian belakangnya menungging dengan kaki yang mengangkan lebar. Membuatnya merasa tak nyaman. Belum lagi, breast clampnya yang masih menghisap kuat niiplenya.

 

“Tidak Kris! jangan masukan itu ke dalam muluku! Yaa! Krieuumpphh..” Mulutnya disumpal paksa oleh Kris menggunakan gag ball yang langsung membuat penuh mulutnya. Bahkan banyak salivanya yang menetes keluar.

 

Kris mengambil remote vibrator dan menyalakannya pada garis maksimum. Membuat badan Suho menggelinjang dan tubuhnya bergerak tak teratur. Sehingga lubang analnya melebar tertarik butt hook yang terbuat dari besi.

Suho merasakan sesuatu yang hangat mencoba memasuki anusnya. Saat dia menoleh ke belakang dengan susah payah, dia mendapati Chanyeol sedang memasukan sosis panas yang dilumuri dengan mayo dan juga sauce.

 

Setelah berhasil memasukan satu sosis, dia memasukan lagi beberapa potong sosis ke dalam anus Suho yang membuka karna tertarik oleh kail besi besar yang tebalnya sekitar satu centimeter.

 

“Eeeuuumpphh euung” Suho menggeleng-gelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Merasakan perih karna luka di anusnya terkena sauce. Kedua sahabatnya malah menambahkan sauce dan sedikit bubuk cabai di anusnya. Dan mengoleskan ice cream yang tadi dia beli pada lubang anus dan vaginanya.

 

Air mata Suho mengalir membasahi pipinya, dia memang pernah beberapa kali melakukan BDSM dengan kedua sahabatnya. Tapi itu selalu dilakukan tanpa persetujuannya. Jika hanya having sex selama berjam-jam dia masih sanggup. Badannya benar-benar lelah.

 

Kris yang melihat Suho menangis menjilat air matanya dan mencium mata Suho yang terpejam. Sedangkan Chanyeol masih asik menyiksa kedua lubangnya. Dia menggerakan vibrator yang masih bergetar kencang itu maju mundur, menumbuk titik sensitifnya berkali-kali dengan kasar.

 

Chanyeol meminum susu yang bercampur aduk dengan cairan kewanitaan Suho dan juga spermanya dan Kris tanpa rasa jijik. Menghisapnya dan sesekali tangannya jail menurunnkan tubuh Suho agar dinding anusnya tertarik melebar.

 

Sedangkan sahabatnya yang berambut pirang meremas payudaranya kasar, dan sesekali menarik kasar tali breast clamp.

.

.

Kegiatan solo Suho sudah berakhir. Dan sekarang adalah waktunya bagi Suho untuk melayani dua sahabatnya yang sedang berperan menjadi masternya secara bersamaan. Walaupun tubuhnya sudah sangat lelah. Dia tidak bisa menghentikan permainan kedua sahabatnya karna jika dia menolak dia akan mendapatkan hukuman yang lebih mengerikan dari ini. Karna kedua sahabatnya merupakan sadistic.

 

Dia tidak bisa membeci keduanya karna dia tahu betul apa yang membuat mereka menjadi seperti sekarang. Dan Suho mengorbankan tubuhnya untuk Kris dan Chanyeol, karna dia sangat menyayangi keduanya.

 

“Kau sudah boleh mendesah, Suho-yah” Semua sex toy yang tadi terpasang di tubuh Suho sudah dilepas semua oleh Kris dan Chanyeol. Bibirnya sekarang sedang dilumat oleh Chanyeol dan payudaranya sedang diremass dan dipilin oleh Kris. Membuatnya mendesah dalam ciuman dalamnya bersama Chanyeol.

 

“Aaaah.. ouhh iyaaah hah hah hhhkh” Tangannya menjambak rambut Kris yang kepalanya sedang tenggelam dalam payudara Suho. Sedang menghisap kuat nipple hingga mengeluarkan cairan. Dan Kepala Chanyeol yang tenggelam dalam selangkangannya, membersihkan dari permainan sebelumnya. Kakinya mengapit kepala Chanyeol agar semakin dalam memasukan lidahnya pada vagina Suho.

 

Badannya menegang saat Kris menjilat dan sesekali menggigit leher dan bahunya, menambahkan kiss mark pada tubuhnya. Sedangkan Chanyeol sedang membuatnya di paha dalam Suho.

 

“Aaah hah hah oooouukh aah geumanhae uoooh” Jari Chanyeol memainkan klitoris Suho, mencubitnya kecil dan sesekali dipilinnya. Membuat Suho menggelinjang nikmat dan geli. Sedangkan bibirnya masih belum puas membuat tanda  merah keungunan di bagian bawah tubuh Suho. Bahkan paha Suho sudah berwarna merah semua, perutnya pun juga.

 

Suho benar-benar yeoja hebat yang dapat menampung dan melayani nafsu dua namja sadistic di atasnya. Dia menarik kepala Kris dan menciumnya kasar dan dalam, mencoba memasuki mulut Kris yang tentu saja kalah karna Kris bukan orang yang mau didominasi. Rongga mulut Suho menjadi tempat pergulatan lidahnya melawan lidah Kris.

 

Yang membawa banyak saliva ke dalam mulutnya dan dengan sukarela menelannya. Bahkan sampai ada yang keluar menetes dari dagu hingga ke leher. Terus bergumul seperti itu, hingga Suho mengeluarkan cairannya yang langsung diminum oleh Chanyeol yang sedang menciumi bibir vaginanya.

 

“Aaaahkh cepaaath masukan penis kaliaan oouh hah” Suho berujar susah payah karna titik-titik sensitivenya sedang dicumbu oleh dua sahabatnya.

 

“Kau sudah tidak sabar, sayang. Yeol, kau mau yang depan atau yang belakang?” Kris bertanya dan sedang menyiapkan dirinya. Dia membuka seluruh pakaiannya hingga menampakan tubuh atletisnya dan penis besar yang mulai menegang.

 

“Aku belakang. Hey Suho, apa kau tidak lelah?” Chanyeol juga melepas seluruh pakaiannya, dan Suho kembali melihat dua penis besar yang akan segera kembali memasuki lubangnya.

 

“Tentu saja lelah, bodoh! Tapi kalian kan belum selesai, mana bisa aku berhenti dan membiarkan kalian belum selesai. Ooouh Ya!” Kris memasukan tiga jarinya ke dalam vagina Suho yang masih tetap sempit walaupun baru saja dimasuki berbagai macam benda.

 

“Kalau begitu berhenti saja. Kita bisa menuntaskannya sendiri lagi pula” Walaupun berbicara seolah mereka rela berhenti, tetapi tangan mereka tetap meraba raba tubuh Suho.

 

“Tidak apa, aku baik-baik saja. Cepat tuntaskan urusan kalian berdua, namja namja mesum!” Suho mengeluarkan jari Kris dari vaginanya dan mengganti posisi dia yang menindih tubuh Kris.

 

Kris menyangga tubuhnya pada sandaran tempat tidur dan membantu Suho untuk menungganginya. Sebelumnya Suho mengulum penis Kris hingga menegang sempurna dan tangannya membantu mengocok penis milik Chanyeol hingga berdiri tegak siap memasuki kedua lubangnya.

 

“Aaah.. oooh Aaaaakh” Desah Suho yang dilanjut dengan teriakan saat dia mencoba memasukan penis besar Kris ke vaginanya dan dengan cepat dan tiba-tiba Kris mendorong panggulnya ke atas membuat penisnya masuk sekali hentak dalam vagina Suho dan mengenai titik sensitivenya.

 

Suho mencoba menaik-turunkan tubuhnya, menunggangi Kris yang dengan gemas menciumi bibir bengkaknya. Bergerakk dengan tempo yang sedang hingga dia mulai merasa nyaman dan meyuruh Chanyeol memasukinya dari belakang.

 

“Aaaakh ah ah ouh oh ah” Kris tetap menusukan penisnya pada vagina Suho walaupun Chanyeol sedang memasukan penisnya juga pada lubang anal Suho.

 

“Aaaaah.. Kau nikmat, Suho-yah. Mau sebanyak apapun kau kita setubuhi tetap saja vagina dan anusmu tetap sempit dan nikmat.” Chanyeol memasukan penisnya perlahan ke anus Suho karna anusnya lebih banyak lecet dari pada vaginnanya. Salahnya juga sih.

 

Suho seperti sandwich sekarang dengan tubuhnya yang diapit oleh dua sahabatnya. Tangan Kris yang meremas-remas kedua payudara Suho, dan Kepala memaling ke belakang sedang dicumbu dalam oleh Chanyeol.

 

Drrrt drrrt drrrrt

Luhan’s calling

 

“Ah handphoneku Ouuh, Krisss ah tolooonghh di mejaah nakaash akh” Kris memberikannya pada Suho. Tubuh Suho terhentak-hentak keras oleh dua namja di atas dan di bawahnya. Mereka tidak memberikan ruang untuk Suho berbicara. Karena setiap yang keluar dari mulutnya adalah desahan erotis.

 

“Yeoboseyo, Suho-ya” Suara Luhan dari seberang sana terdengar heran karena yang terdengar suara desahan. Tangan kiri Suho yang memegang handphonenya bergetar karena rasa nikmat yang menyerang tubuhnya. Sedangkan tangan kirinya memegang bahu Kris, bertumpu pada bahu kekar sahabatnya.

 

“Yaa? Aah Luhannie adaaah apaa? Aaakh oh Krisss Chaaanyeol pelankanh sedikiiith! aaah hah” Suara Suho bergetar saat menjawab. Bahkan diselingi desahan.

 

“Ya! Jangan bilang kau sedang having sex dengan dua manusia mesum itu!” Suara Luhan meninggi, tanda dia khawatir pada Suho. Biasanya keesokan harinya setelah Suho diperkosa –ini menurut Luhan- oleh Chanyeol dan Kris, sahabatnya ini akan datang ke sekolah dengan keadaan yang mengenaskan. Atau jika terjadi yang lebih buruk Suho pernah tidak masuk sekolah selama tiga hari. Dan saat Luhan menjenguk keadaan Suho benar-benar mengenaskan.

 

Neee, ada apa, Luhannie? Cepatlah!” Suho berusaha keras mengimbangi Kris dan Chanyeol yang sama sekali tidak mengurangi tusukannya. Bahkan Chanyeol dengan sengaja menggigit bahunya yang sudah penuh dengan bercak merah hasil kerjaan dua sahabatnya yang super mesum.

 

“Lain kali saja ku telpon lagi. Jika kau sudah selesai cepat hubungi aku! Aish jinja. Dan sampaikan salam jari tengah kepada dua tiang mesum-mu.”

 

“Yaaakh sampai juumpaakh Luhannie. Aaukh.” Suho langsung melempar handphonenya ke atas kasur. Dan melanjutkan kegiatan intimmnya bersama dua sahabatnya.

 

“Ah Temanmu yang satu itu benar-benar mengganggu, Suho-ya” Suho mengenjang saat dua titik sensitive di ke dua lubang yang berbeda ditumbuk secara bersamaan dengan keras. Suho memeluk Kris erat meluapkan rasa nikmatnya. Dia langsung mencium bibir Kris, dan menghisapnya.

 

Kali ini Kris membiarkan Suho mendominasi ciumannya, menghisap bibir Kris yang menjadi ikut bengkak sepertinya. Yah walaupun tidak parah sepeti bibir Suho. Tapi dibandingkan sebelumnya bibir Kris menebal karna hisapan Suho.

 

Tubuh suho kembali tersentak-sentak tak beraturan, dia ikut menggerakan pinggangnya naik-turun, maju-mundur, dan sesekali memutar. Dan mengkerutkan otot-otot kedua lubangnya agar semakin menjepit kedua penis besar sahabatnya, memberikan rasa kepuasaan dan kenikmatan pada Kris dan juga Chanyeol.

 

“Aaah ah oh Suhoo ah, kau benar benar nikmaaath ah sayaang” Chanyeol mempercepat tusukannya menjadi tidak seirama dengan tusukan Kris. Membuat Suho kelimpungan sendiri mendapat rangsangan bertubi-tubi dan terus menerus.

 

Nipplenya sedang berada dalam mulut Kris. Digigit dan dihisap nipple Suho yang sudah sangat memerah. Dan punggungnya yang dicium, hisap dan dijilat oleh Chanyeol. Semakin menambah bercak merah di tubuhnya.

 

“Aaaaakh Kris Chanyeoool aah” Suho kembali orgasme, sudah berkali-kali hari ini dia orgasme. Tapi sepertinya dua namja yang terus menghujam vagina dan juga anusnya belum menunjukan tanda-tanda akan klimaks.

 

Kakinya ditarik Kris mengangkang lebar, agar mempermudahnya menusukan penis besarnya. Suho mendesah keras “Aaaaaaaeuuuungh” saat vagianya yang melebar yang ditusuk dalam dan kasar oleh Kris sedangkan lubang analnya menyempit, menjepit penis besar Chanyeol.

 

Sebenarnya terasa menyesakan dalam keadaan seperti ini, bagi Suho. Dia tidak diberi kesempatan untuk bergerak dan berbicara. Yang bisa dia lakukan hanya mendesah keras dengan tusukan-tusukan yang tidak berhenti menghujami kedua lubangya, dan bergerak tak tentu akibat gerakan Chanyeol dan Kris yang menusuk kasar berbeda arah, Kris atas-bawah dan Chanyeol maju mundur.

 

Suho sekarang berdiri dengan bersandar pada Kris yang masih menusukan penis besarnya, memeluknya. Dan Chanyeol yang menumbuk lubang analnya kasar dan keras.

 

Kakinya lemas harus menyangga tubuhnya yang dipermainkan oleh dua sahabatnya. Kris menggigit bibirnya, membuat luka baru di sana. Chanyeol yang sedang mengulum telinganya dan mencubit dan menjepit nipplenya dengan ibu jari dan telunjuk.

 

Kris menyentak keras penisnya, membuat badanya lebih condong ke belakang. Sperma Kris membasahi kakinya karna spermanya tumpah dan mengalir di kaki jenjang Suho.

 

Kris mundur dan membiarkan Chanyeol menguasai tubuh Suho sendirian. Chanyeol menggendongnya mendekati meja belajar Kris. Menyuruhnya menungging. Dan Chanyeol kembali menghujam anusnya kasar dan dalam, sedangkan bibirnya dilumat rakus dan paudaranya diremas keras.

 

Suho harus bersabar karna dia yakin tidak akan selesai setelah Chanyeol mencapai orgasmenya. Mereka pasti akan melanjutkannya beronde-ronde lagi. Sampai Dua sahabatnya merasa lelah dengan sendirinya. Oooh.. tidak badanku benar-benar sudah remuk.

 

“Aaaaaakh” Dan Suho kembali mencapai orgasmenya entah yang keberapa kali.

 

Penis Chanyeol masih sibuk menumbuk titik kenikmatan Suho dengan kasar dan cepat. dengan tangan Chanyeol yang membantunya menggerakan pinggul berlawanan arah membuat penis Chanyeol melesak dalam.

 

“Aaaaah ouh ah aakh oukh.. akuuh.. lelaaakh” Suho berusaha bicara di sela desahannya. Tubuhnya benar-benar lelah. Jika Chanyeol tidak memegang pinggulnya mungkin sekarang dia sudah jatuh terkulai di lantai.

 

Selain karena lelah tetapi juga dikarenakan rasa nikmat yang membuat kakinya lemas. Suara desahan Suho semakin melemah karena tenggorokannya yang sakit dari tadi terus berteriak dan mendesah.

 

Suho merasakan penis Chanyeol dalam anusnya membesar dan berkedut. Sebentar lagi dia akan mencapai klimaks kenikmatannya.

 

Tiba-tiba saja Chanyeol mengeluarkan penisnya dan membalik tubuh Suho. Dia jatuh terduduk setelah pengangan tanga Chanyeol terlepas dari tubuhnya. Dia bisa melihat betapa besarnya penis Chanyeol, dengan sperma Chanyeol sudah membasahi seluruh tubuhnya.

 

Chanyeol mengeluarkan spermanya ke seluruh tubuh Suho. Dia menyiramnya pada wajah, payu dara dan bagian tubuh yang lainnya. Membuat tubuh Suho basah dengan sperma Chanyeol.

 

“Aaaah..” sedangkan di bawahnya Suho sedang merasakan orgasmenya. Tubuhnya benar-benar lengket sekali.

 

“Sudah sana! Aku ingin memasuki Suho tanpa gangguanmu.” Kris mengangkat tubuhnya membawanya ke kamar mandi. Sambil berciuman panas,Suho mengalungkan tangannya pada leher Kris, ikut melumat mulut Kris dalam.

 

Kris menaruh Suho di bawah shower, dia menyalakannya membuat tubuh keduanya basah oleh air. Dia membersihkan tubuh Suho dari sperma Chanyeol.

 

“Aaah Krisss uh” Desahan Suho keluar saat Kris membersihkan payudaranya sambil meremas dan memilin nipplenya. Badannya menggelinjang, melengkung menghadap Kris. Yang langsung dilahap rakus.

 

Suho bergeser menjadi duduk di atas Kris. Dia menggesekan vaginanya pada penis Kris yang menegang. Tangannya meremas rambut basah Kris, membawanya ke dalam ciuman dalam.

 

“Auumph ah  hh” Suara ciuman mereka dengan lidah yang saling membelit. Bibir yang yang saling menggigit. Tangan Kris meremas buttom Suho gemas, Suho semakin mempercepat geseken antara organ vital mereka.

 

Badan Suho mengenjang saat gelombang kenikmatannya dalam masih dalam ciuman yang dalam, lenguhannya tertahan. Cairannya mengalir membasahi mereka yang ikut bercampur dengan air yang mengalir.

 

Kris membawa tubuh mereka berdiri, mengahadap cermin besar di kamar mandi. Mereka bisa melihat tubuh mereka yang telanjang bulat. Wajah Suho memerah melihatnya.

 

“Aaakh” Tiba-tiba Kris meremas vaginanya, dia bisa melihat pantulan dirinya yang sedang dijamah oleh Kris. Klitorisnya dijepit dengan telunjuk dan ibu jari Kris. Dia berjengit nikmat sambil terus menatap dirinya yang diliputi nafsu. Dan Kris yang menciumi bahunya.

 

Suho berjinjit menahan nikmatnya, Kris memasukan tiga jarinya dalam vagina Suho. Mengocoknya cepat dan sesekali mengenai titik kenikmatannya. Dia memalingkan wajahnya kesamping dan menarik wajah Kris lalu menciumnya penuh nafsu.

 

Tangan Kris yang berada di pinggang Suho dipegang kencang oleh Suho menahan tubuhnya agar tetap berdiri. Tubuhnya pasti sudah jatuh jika saja Kris tidak menahannya saat dia mencapai klimaksnya untuk yang kesekian kalinya.

 

Buru-buru Suho membalik badannya dan langsung naik dalam gendongan koala sambil mecium Kris panas. Tubuhnya sengaja digerak-gerakan untuk merangsang sahabatnya.

 

Kris membawanya masuk ke dalam bathtub yang sudah berisi air. Kris duduk dengan Suho di atasnya. Masih sambil berciuman penuh nafsu. Suho mengangkat tubuhnya mencoba memasukan penis Kris ke dalam vaginanya.

 

Kris melepasakan lumatannya. “Tidak, Suho. Masukan ke anusmu.” Suho cemberut anus terasa lebih sakit dibandingan dengan vaginanya.

 

“Tapi Kris, anusku sangat sakit. Masukan ke vaginaku saja ya?” Suho mencoba membujuk Kris. Dia menghisap bibir Suho gemas lalu melepasnya dan menciptakan bunyi lucu yang Suho suka.

 

“Kau ingin aku memasukan penisku ke dalam anusmu dengan kasar atau kau masukannya sendiri, hmm?” Suho yang sebal memeluk leher Kris dan membenamkannya di sana.

 

Arasseo arasseo. Dasar menyebalkan” Suho mengangkat tubuhnya dan mencoba memasukan penis Kris yang besar ke dalam anusnya yang perih.

 

“Eeengh” Suho menggigit bahu Kris saat kepala penis Kris sudah memasuki anusnya. Ini benar-benar menyiksanya. Kris mencium kepala Suho, dan membantu Suho memasukan penisnya.

 

“T-tunggu, Kris. Ah kau tahu? ini benar-benar sakit. Kenapa kau memberikan bubuk cabai dan sauce sih?!” Suho kesal sendiri dan menjambak rambut pirang Kris.

 

“Kau tahu? aku dan Chanyeol sangat suka melihat wajahmu yang tersiksa seperti itu, Suho. Kau sangat menggairahkan.”Dan dengan berakhirnya perkataan Kris, bibir Suho sudah dilumatnya dan mendorong tubuh Suho ke bawah. Melesakan penis besarnya ke dalam anus Suho yang terdapat banyak luka.

 

Suho melotot dalam ciumannya dan berteriak yang tentu saja teredam dengan mulut Kris. Yang lebih buruknya lagi, Kris langsung mengerakan pinggang Suho naik-turun, membuat luka-luka di anusnya bergesekan dengan penis Kris.

 

Suho melepaskan ciumannya, dan langsung memeluk leher Kris. Meneggelamkan wajahnya di sana sambil terisak, ini benar-benar sex tersakit selama meraka bercinta.

 

“Ukh sakit Kriss sakit sekaliiii..” Suho benar-benar menangis. Yang sama sekali tidak dihiraukan Kris. Namja ini malah semakin mempercepat gerakan naik-turun pinggul Suho yang semakin menyiksanya.

 

“Ini sangaaath nikmat, sayaaanghh” Kris mencengkram pinggul Suho kuat. Sedangkan Suho terus menangis, merasakan anusnya yang perih, sakit dan linu.

 

Kris bisa melihat air di sekitarnya sedikit tercampur dengan darah Suho. Itu semakin bersemangat untuk terus menyetubuhi Suho. Dia merasakan lubang Suho mengetat setiap kali dia meremas pinggul Suho kuat.

 

Suho masih saja menangis di leher Kris. Dia bisa mendengar suara kecipak air akibat dari tubuhnya yang terus bergerak naik-turun. Matanya terpejam dan mulutnya terus mengeluarkan isakan dan suara lirih penuh kesakitan.

 

Kris merubah posisi bercinta mereka menjadi Suho menungging dan Kris di belakangnya tanpa mengeluarkan penisnya.

 

“Aaaaaakhh” Suho menjerit sangat keras saat Kris terus saja menumbukan penisnya pada anusnya yang mengeluarkan darah dari tadi. Dia bisa merasakan air di sekitarnya ikut masuk saat Kris memasukan penisnya.

 

Kris semakin mempercepat tusukan yang tadi sudah cepat menjadi sangat cepat. ini tandanya Kris sudah akan mencapai orgasmenya. Suho merasakan sperma Kris yang sangat banyak memenuhi anusnya.

 

Kris membawa Suho kembali ke kamarnya. Chanyeol sudah menanti mereka denga seringainya. Suho menatap memelas pada Chanyeol. Dia benar-benar sudah sangat lelah.

 

Chanyeol mengambil Suho dari gendongan Kris dan menidurkannya di kasur Kris. Sedangkan Kris mengambil celananya dan keluar dari kamar.

 

“Chanyeol, kumohon aku benar-benar sudah sangat lelah.” Suara Suho sangat lirih saat mengatakannya.  Chanyeol hanya membalasnya dengan mengecup pipinya mesra.

 

Chanyeol mengambil vibrator di atas meja dan memasukannya ke vagina Suho. Suho menggelengkan kepalanya, dan berteriak memohon pada Chanyeol.

 

“Ayolah, Suho. Jangan membuatku berbuat kasar padamu.” Suho kembali diam. Chanyeol yang melihatnya tersenyum dan mengecup bibir Suho. Dia menyalakannya tidak terlalu kencang.

 

“Aaouh Chaaanyeoollieeh~” Tangan Chanyeol menangkup payudaranya dan meremasnya. Nipplenya dihisap dan digigit bergantian dengan mulut Chanyeol.

 

Vagina Suho bergetar kencang dan bergerak-gerak gelisah. Chanyeol melesakan kepalanya ke dalam selangkangan Suho menghisap klitoris Suho gemas. Membuat Suho orgasme lagi.

 

Chanyeol membiarkan Suho merasakan kenikmatannya sendiri. Setelahnya dia mengangkat kaki Suho ke bahunya. Suho yang tahu apa yang akan dilakukan Chanyeol mencoba memberontak.

 

“Tidak, Chanyeol. Kumohon Aaaakh” Chanyeol tidak mendengarnya dan tetap melesakan penis besarnya ke dalam vaginanya yang masih berisi vibrator yang bergetar kencang. Dia bisa merasakan bibir vaginanya yang robek. Dan pasti akan mengeluarkan darah.

 

Dia langsung menggerakan penisnya keluar masuk vagina Suho. “Aaah Suhoo ouh” Ini benar-benar terasa nikmat, penisnya yang dicengkram dinding vagina Suho dan ditambah dengan vibrator yang bergetar kencang.

 

“Aaah ouh sakiiiith” Kesakitan Suho tidak dipedulikannya. Dia terus saja melesakannya tanpa mendengar erangan lirih Suho yang kesakitan. Payudara Suho bergoyang-goyang akibat gerakan cepat Chanyeol. Chanyeol yang gemas melihatnya meremasnya kasar dan menarik nipple Suho kencang menimbulkan teriakan kesakitan Suho.

 

Suho mencengkram sprei kasur di bawahnya dengan kencang. Menahan kesakitan di tubuhnya. Chanyeol mengeluarkan penisnya. Suho bernafas sedkit lega.

 

Tapi rasa leganya sirna saat Chanyeol membalikan tubuhnya menjadi menungging dan Chanyeol kembali melesakan penisnya ke vagina Suho dengan sekali hentakan. Membuat Suho menjerit kesakitan.

 

Chanyeol meraih kedua tangan Suho menariknya ke belakang membuat tubuhnya terhentak-hentak. Chanyeol menggerakan penisnya keluar masuk dan juga menggerakan tubuh Suho dengan menggunakan tangan Suho yang ditarik kebalakang.

 

Suho hanya dapat menjerit-jerit kesakitan. Pahanya yang dipenuhi bercak merah mendapat hiasan baru dengan darahnya yang mengalir dari vaginanya hingga ke pahanya dan jatuh di kasur Kris yang berwarna putih.

 

Chanyeol benar-benar tidak peduli dengan darah yang terus mengalir dari vagina Suho. Bahkan gerakan menghujam tubuh Suho semakin cepat.

 

Payudara Suho yang menggantung bergerak-gerak karena sentakan dan gerakan-gerakan mereka. Suho menggigit bibirnya menahan suara isakan yang akan keluar dari tubuhnya.

 

Suho bisa bernafas lega karena penis Chanyeol berkedut di dalamnya dan bertambah besar. Semakin membuatnya sesak. Chanyeol semakin mempercepat gerakannya.

 

“Aaaah Suhoouh” Chanyeol mengeluarkan spermanya ke dalam tubuh Suho. Dengan sentakan dalam yang terakhir. Dan pegangan pada tangan Suho terlepas. Suho jatuh tengkurap lelah dengan vaginanya yang mengeluarkan cairan sperma Chanyeol yang bercampur dengan darahnya.

 

Chanyeol mematikan vibrator di dalam tubuh Suho dan mengeluarkannya membiarkan Suho membalikan tubuhnya menjadi terlentang. Chanyeol ikut tidur di sebelah Suho dan Kris tiba-tiba masuk dan ikut berbaring di sebalah Suho.

.

.

Suho tidur terlentang lelah, berjam-jam melayani Kris dan Chanyeol. Dari siang sampai malam. Dia melirik jam; 07.54 P.M. Kris dan Chanyeol tidur di sisi kanan dan kirinya. Memeluknya posesif.

 

Tapi kedua tangan mereka yang tidak bisa berhenti menggerayangi tubuhnya. Tangan kanan Kris meremas-remas payudaranya dan sesekali memainkan nipplenya, Chanyeol yang jari-jarinya bermain di vaginanya yang sudah basah. Menjepit Klitorisnya atau meremas vaginanya.

 

“Bisakah kalian berhenti menggrayangiku?” Mata Suho terpejam, tubuhnya benar-benar sudah lelah. Dia berusaha mengabaikan tangan-tangan yang menggerayangi tubuhnya. Kaki Suho dibuka melebar oleh Chanyeol agar jarinya bisa masuk ke dalam vaginanya.

 

“Kau terlalu menggoda untuk diabaikan, Suho-yah” Kris mencium lembut bibir Suho. Dia membiarkan mereka melakukan sesukanya pada tubuhnya hingga mereka jatuh tertidur.

 

Yah ini tidak akan lama, tunngu lima menit dan mereka akan tertidur. Saat dirasanya tangan-tangan yang tadi menggerayanginya hanya diam di bagian tubuhnya yang tadi digerayangi. Membuat Suho tersenyum, dan mengecup kedua bibir Kris dan Chanyeol. Membenarkan posisinya dan menyingkirkan tangan mereka yang masih berada ditubuhnya. Menyusul mereka ke alam mimpi.

.

.

.

.

.

.

End

Advertisements

2 thoughts on “Hot Summer Sex [One Shoot]

  1. finally i found this yooo,lumayan lama gak nemu ini hehehehe dan ku membutuhkan krisho only kalo bisa tpi yg gini jg gpp hehe ditunggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s